Lain-Lain

Kata bijak mutiara tentang senja

foto: arahdestinasi.com

Peruntukan perkata bijak mutiara tentang senja yang terdapat di postingan ini bagaikan bahan renungan. Bahwasanya, hidup tidak selamanya indah, seperti senja yang terkadang kelabu tertutup awan mendung. Miliki pula pelajaran serta motivasi hidup dari kutipan- kutipan yang kami rangkum di dasar ini!

Matahari tenggelam dapat jadi dikala di mana manusia mestinya merenungkan, dihabiskan buat apa saja waktunya seharian. Buat merenungkannya, perkata bijak mutiara yang berdialog menimpa senja barangkali bisa bermanfaat.

Tidak butuh repot mencari, kalian dapat menciptakan kutipan indah serta bijak seputar senja di postingan ini. Di mari, kami menguraikan ungkapan yang tidak cuma hendak memegang hatimu, namun pula sanggup menyadarkanmu kalau tiap perihal dalam hidup senantiasa memiliki arti serta membagikan pelajaran berharga.

Ingin ketahui semacam apa kata kata mutiara tentang senja yang bisa kalian pakai bagaikan bahan renungan? Jika begitu tanpa berbasa- basi lagi, langsung saja ikuti uraian singkatnya di dasar ini! Selamat membaca.

  1. Senja bagaikan Perenungan

Mengapa saya suka senja? Sebab negara ini mayoritas pagi, kekurangan senja. Mayoritas gairah, kurang perenungan.- Sujiwo Tejo

Perkata mutiara yang bijak tentang senja dari budayawan Sujiwo Tejo di atas bisa dikatakan mempunyai arti yang amat dalam. Bahwasanya, dia menyinggung sebagian besar orang yang menempuh kehidupannya dengan penuh semangat serta gairah, namun tidak sering sekali merenungi dosa ataupun kesalahan yang bisa jadi sempat dicoba.

  1. Bagaikan Luka

Saya masih saja menerka- nerka, lebih merah mana, senja ataukah cedera yang kau sembunyikan sekian lama.- Agus Noor

Barangkali, tidak seluruh orang menyangka senja itu indah. Sebagian orang dapat saja merasa jika corak senja menegaskan mereka pada cedera yang sudah lama terpendam, salah satunya bisa jadi merupakan sastrawan Agus Noor.

  1. Tidak Senantiasa Nampak Indah

Kita cumalah setitik senja yang kadangkala indah, kemudian surut dengan bermuram durja. Dunia untuk masa kecil kita cumalah mainan fana yang terus membumbung, mengitari angkasa, serta membuat kita terlena hendak keindahannya.- Chara Perdana

Penulis Chara Perdana mengibaratkan senja semacam diri manusia, di mana keindahannya bak atmosfer hati yang lagi senang. Bila tertutup awan mendung, panorama alam senja jadi suram seperti atmosfer hati yang lagi muram.

  1. Optimis Menunggu Dini yang Baru

Tiap senja senantiasa menjanjikan kita dini yang baru.- Ralph Waldo Emerson

Lain dengan Chara yang menganalogikan senja dari 2 sudut pandang, Ralph Waldo Emerson lebih melihatnya bagaikan suatu yang positif. Untuk Ralph, senja memperkenalkan keelokan serta ketenangan sehingga manusia bisa merenungkan gimana dia hendak mengawali dini baru dalam kehidupan.